Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki

Kanama
Selasa, 15 September 2026 13:33:03

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Laporan tersebut dibuat sebuah agensi asal Indonesia yang mengklaim masih memiliki persoalan kewajiban dengan Aisar senilai sekitar Rp5,7 miliar.

Laporan terhadap Aisar Khaled dibuat pada Senin (14/09/2026) melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Kuasa hukum pelapor, Machi Achmad, mengatakan pihaknya melaporkan Aisar dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca: Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim

"Kami hari ini mewakili klien kami dalam rangka melaporkan seorang influencer. Di mana influencer ini kami laporkan Pasal 492, Pasal 486, dan juga 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mengenai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana," kata Machi di SPKT Polda Metro Jaya.

Bermula dari Kerja Sama Investasi

Baca: Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak

Kasus tersebut disebut bermula dari kerja sama investasi antara Aisar Khaled dengan sebuah agensi asal Indonesia. Nilai kerja sama itu sebelumnya disebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Namun, menurut pihak agensi, masih terdapat kewajiban yang belum diselesaikan Aisar.

"Di perjanjian tersebut, sisa yang belum dibayarkan oleh Aisar sekitar Rp5,7 miliar," ungkap Michael Sugijanto, kuasa hukum pelapor.

Baca: Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Riau Tangani Barang Bukti DNA

Pihak agensi mengaku sebenarnya telah berupaya menyelesaikan persoalan tersebut tanpa melalui jalur hukum. Salah satu skema yang ditawarkan adalah menyelesaikan kewajiban melalui pekerjaan Aisar dalam sejumlah kegiatan yang digelar agensi.

Aisar disebut sempat menghadiri salah satu acara pada Juli 2026. Kehadirannya tersebut kemudian diperhitungkan sebagai bagian dari penyelesaian kewajiban.

Baca: Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot

"Terakhir Juli. Juli itu sempat datang di event kami, tapi sebelumnya itu sudah alot. Datang lagi Juli, setelahnya tidak ada lagi kontak," jelas Michael.

Kuasa hukum lainnya, Richard Subroto, mengatakan pihak agensi bahkan memberikan bayaran yang disebut berada di atas tarif normal agar Aisar menghadiri kegiatan tersebut.

"Dengan nilainya yang fantastis nih, di atas rate normal. Makanya dia datang," ujar Richard.

Baca: Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 3.378 Hektare

Tiga Kali Somasi, Tak Mendapat Respons

Upaya penyelesaian kemudian berlanjut dengan pengiriman somasi. Pihak agensi menyebut telah melayangkan somasi sebanyak tiga kali kepada Aisar Khaled.

Baca: Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas

Namun, menurut Machi, somasi tersebut tidak mendapatkan respons dari pihak influencer asal Malaysia tersebut.

"Sudah kami somasi sebanyak tiga kali, tetapi tidak ada jawaban dan tidak ada memberikan informasi mengenai keberadaannya," ujar Machi Achmad.

Pihak agensi menyebut komunikasi dengan Aisar semakin sulit dilakukan. Kondisi tersebut akhirnya mendorong mereka mempertimbangkan langkah hukum.

Baca: Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran

Awalnya Hendak Ditempuh Secara Perdata

Sebelum membuat laporan pidana, pihak agensi disebut sempat berencana menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur perdata.

Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

Namun, setelah berbagai upaya komunikasi dan somasi disebut tidak membuahkan hasil, pihak agensi akhirnya membawa persoalan itu ke Polda Metro Jaya.

Pelapor kemudian meminta kepolisian mengusut dugaan tindak pidana yang mereka laporkan.

"Di titik ini, kami sudah berhenti untuk berekspektasi, ya," pungkas Michael.

Baca: Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt Gubernur Riau: Bantu Report biar Diblokir

Laporan tersebut kini menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. Dugaan penipuan dan TPPU terhadap Aisar Khaled masih sebatas laporan dari pihak agensi dan harus dibuktikan melalui proses hukum.

Dengan demikian, status hukum serta ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan kepolisian. (SM)



Terkait
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Demo Pelajar di Prancis Makin Memanas, 488 Orang Ditangkap dan 43 Aparat Terluka
Demo Pelajar di Prancis Makin Memanas, 488 Orang Ditangkap dan 43 Aparat Terluka
Cerita Sandiaga Uno Ditunjuk Menteri, Dapat Pesan Dari
Tiga Hari Ditahan di Bandara Hang Nadim, Pesawat Ethiop
Kanopi Kupas Penyimpangan Amdal PLTU Teluk Sepang Bengk
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
dr Tifa Soroti Transkrip Nilai Jokowi, Pertanyakan Riwayat Kuliah Semester 7 hingga 10 di UGM
dr Tifa Soroti Transkrip Nilai Jokowi, Pertanyakan Riwayat Kuliah Semester 7 hingga 10 di UGM
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Maf
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P