Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkoba di Pekanbaru

Mawardi Tombang Amar
Senin, 19 Januari 2026 22:56:46
Polisi gerebek kampung narkoba di pekanbaru.jpg

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Kota Pekanbaru.

Pada Sabtu (17/1/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, tim opsnal melakukan penggerebekan besar-besaran di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota, yang selama ini dikenal masyarakat sebagai titik rawan transaksi narkoba.

Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Jacub Kamaru. Langkah tegas ini diambil setelah pihak kepolisian menerima informasi akurat dari masyarakat mengenai aktivitas seorang bandar bernama Rafi yang kerap melakukan transaksi narkotika di Gang Suri Tauladan.

Respon cepat aparat bertujuan untuk memutus rantai peredaran di wilayah yang sering dijuluki "kampung narkoba" tersebut.

Baca: Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan

Dalam penggerebekan ini, polisi berhasil mengamankan tiga orang pria yang diduga kuat sebagai bagian dari jaringan pengedar. Mereka adalah Rafi (27), seorang pengangguran asal Sukajadi, yakni Burhan alias Dabur (38), seorang buruh asal Senapelan; dan Riki (39), seorang supir yang merupakan warga setempat. Ketiganya tidak berkutik saat petugas mengepung lokasi persembunyian mereka.

Tidak hanya mengincar para pengedar, dalam operasi tersebut polisi juga turut mengamankan delapan orang lainnya yang berada di lokasi kejadian. Kedelapan orang ini diduga kuat sebagai pengguna atau pemakai narkotika yang tengah berada di kawasan tersebut saat penggerebekan berlangsung. Seluruhnya kemudian dibawa ke markas kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Penangkapan bermula saat tim opsnal terlebih dahulu mengamankan Riki di sebuah rumah di simpang Gang Suri Tauladan," ujar Jacub Senin (19/1/2026).

Meski dilakukan pemeriksaan yang disaksikan oleh Ketua RT dan masyarakat setempat, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika pada diri Riki. Namun, petugas tidak berhenti di situ dan segera melakukan pengembangan ke target utama di rumah lainnya.

Baca: Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati

Di lokasi kedua, tim berhasil meringkus Rafi dan Dabur. Saat penggeledahan dilakukan di bawah pengawasan warga sekitar, petugas menemukan barang bukti yang cukup signifikan milik tersangka Rafi.

Barang bukti tersebut berupa tujuh plastik klip bening berisi sabu dengan berat kotor 2,11 gram, puluhan plastik klip kosong, sembilan buah kaca pirex, serta uang tunai sebesar Rp660.000 yang diduga hasil penjualan.

Selain narkotika dan uang tunai, polisi juga menyita sejumlah alat komunikasi berupa satu unit ponsel merek Vivo milik Rafi, ponsel Realme milik Dabur, serta ponsel Samsung dan sebuah dompet milik Riki. Barang-barang ini diamankan sebagai bukti pendukung untuk mengungkap jejak komunikasi dan transaksi yang dilakukan oleh para tersangka dalam menjalankan bisnis haram mereka.

"Berdasarkan hasil interogasi sementara, tersangka Rafi mengakui bahwa barang haram tersebut didapatkannya dari seorang pria bernama Amek, yang saat ini telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO)," terang Jacub.

Baca: Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Riau Tangani Barang Bukti DNA

Saat ini, seluruh pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih mendalam.

Sumber: MCR



Terkait
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penipuan Rp5,7 Miliar Diselidiki
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Lainnya
Bupati Rohil Minta Masalah Tapal Batas Wajib Selesai Bulan Oktober
Bupati Rohil Minta Masalah Tapal Batas Wajib Selesai Bulan Oktober
KPU Kepri Diminta Bangun Kantor di Dompak
Harga Tiket Pesawat Mahal, Asita akan Gelar Unjuk Rasa
Pergelangan Tangan Putus Saat Bersihkan Mesin Pemotong
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Ino
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar