Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga Komplotannya Ditangkap Polresta Pekanbaru

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 25 Januari 2026 06:06:54
Kepala Satresnarkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Jacub Kamaru

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru kembali membongkar jaringan peredaran narkotika yang melibatkan mantan oknum anggota Polri.

Dalam operasi yang digelar pada Rabu (21/1/2026) sore, petugas berhasil meringkus lima orang tersangka di sebuah rumah kos di wilayah Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru, Riau. Ironisnya, dua dari lima pelaku yang ditangkap merupakan pecatan anggota Polri.


Kronologis Kejadian

Menurut Kasatres Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Jacub Kamaru melalui pernyataan pers pada Sabtu (24/1/2026) ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas transaksi narkoba yang kerap dilakukan oleh tersangka AA alias Aurel (28) di sekitar Jalan Dagang, Kelurahan Kampung Tengah.

Baca: Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 15.00 WIB untuk melakukan pengintaian dan memastikan ciri-ciri target," ujar Jacub saat itu.

Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan AA alias Aurel bersama seorang pria berinisial RH alias Rinto (31) yang sedang duduk di kursi luar Kosan Daya. Setelah ditelusuri, Rinto ternyata merupakan salah satu pecatan anggota Polri.

Dari penangkapan awal ini, polisi mulai melakukan interogasi mendalam untuk melacak keberadaan barang bukti dan keterlibatan pelaku lainnya yang diduga bersembunyi di dalam bangunan kos tersebut.

Penyisiran kemudian berlanjut ke kamar kos di lantai satu. Di sana, tim menemukan tiga orang pria lainnya, yakni MF alias Fachri (30), PT alias Piki (30), dan Josi (30). Berdasarkan data kepolisian, tersangka Josi juga berstatus sebagai pecatan Polri, serupa dengan Rinto.

Baca: Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati

"Saat dilakukan pemeriksaan yang disaksikan ketua RT setempat, tim menemukan dua butir pil ekstasi merk Granat dan Minion dari tangan Fachri yang diakui didapat dari Rinto," terang Jacub lagi.

Pengembangan kasus tidak berhenti di situ. Tersangka Rinto akhirnya bernyanyi dan mengaku bahwa ia menyimpan stok narkoba dalam jumlah besar di kamar nomor 06 yang berada di lantai dua kosan tersebut. Kamar itu diketahui merupakan milik tersangka Piki.

Petugas segera menuju lantai dua dan melakukan penggeledahan menyeluruh guna mengumpulkan barang bukti tambahan yang disembunyikan para pelaku.

"Hasil penggeledahan di lantai dua membuahkan temuan signifikan berupa puluhan butir pil ekstasi siap edar. Petugas menyita 50 butir ekstasi merek Kodok warna hijau dan 21 butir merek Superman warna merah muda milik Rinto," kata Jacub.

Baca: Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Riau Tangani Barang Bukti DNA

Selain itu, ditemukan pula timbangan digital, puluhan plastik klip kosong, alat hisap sabu (bong), serta kaca pirek yang masih berisi sisa narkotika jenis sabu. Jacub menjelaskan sindikat ini bekerja secara terorganisir.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, barang haram tersebut dipesan dan dijemput oleh Piki dan Aurel dari seorang pemasok berinisial "Cemot" yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Selain itu, muncul pula nama "Ilham" sebagai pemasok lain yang juga tengah diburu oleh pihak kepolisian.

Kini, kelima tersangka beserta seluruh barang bukti, termasuk uang tunai, sejumlah ponsel, dan satu unit sepeda motor, telah dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Kami tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang terlibat narkoba, terlebih bagi mantan anggota yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat," pungkas Jacub.



Terkait
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecat
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkob
Lainnya
Kunjungi Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu Pasca Kebakaran, Syahrul Aidi Ajak Semua Pihak Berdonasi
Kunjungi Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu Pasca Kebakaran, Syahrul Aidi Ajak Semua Pihak Berdonasi
Tahun 2020, 1,3 Juta Orang Terima Manfaat Dari Rumah Ya
Selamat Ulang Tahun Ke-68, Prabowo Subianto.
Polres Langkat Sumut Bekuk Kurir Pembawa 2 Kuintal Ganj
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
Syahrul Aidi Maazat Gelar Sarasehan Kebangsaan MPR RI 2026 di Kampar, Bahas Peran dan Fungsi MPR
Syahrul Aidi Maazat Gelar Sarasehan Kebangsaan MPR RI 2026 di Kampar, Bahas Peran dan Fungsi MPR
Golkar Bantah Isu Bahlil Terlibat Penyadapan Ilegal Pra
Mulyanto PKS Nilai Hak Menyatakan Pendapat Mulai Mengua
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Ino
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
Kriminal
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desa
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat