Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

Mawardi Tombang
Jumat, 6 Februari 2026 06:06:55
Gajah yang terbunuh oleh oknum tak bertanggung jawab

KANALSUMATERA.com - Pangkalan Kerinci- Masyarakat dikejutkan oleh penemuan bangkai gajah sumatra di kawasan hutan konsesi PT RAPP, tepatnya di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau .

Mendapatkan laporan tersebut, jajaran Polres Pelalawan bersama tim gabungan lintas instansi langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memulai penyelidikan mendalam atas kematian gajah tersebut.

Kondisi satwa dilindungi tersebut saat ditemukan sangat mengenaskan dan memprihatinkan di areal salah satu perusahaan kayu akasia terbesar itu. Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP I Gede Yoga Eka Pranata, mengungkapkan bahwa gajah itu ditemukan dalam posisi duduk dengan bagian kepala yang sudah terpotong atau hilang.

Temuan ini memperkuat dugaan adanya tindakan kriminalitas terhadap satwa liar yang sangat dilindungi tersebut. "Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian gajah ini, olah TKP dan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi," ujar Yoga Kamis (5/2/2026).

Guna mengungkap penyebab pasti kematian, tim gabungan yang terdiri dari Reskrim Polres Pelalawan, Polsek Ukui, Ditkrimsus Polda Riau, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan prosedur nekropsi pada Rabu (4/2/2026).

Baca: Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar

Langkah medis dan forensik ini sangat krusial untuk mengidentifikasi apakah terdapat kandungan racun atau luka tersembunyi lainnya yang memicu kematian gajah.

Selain tindakan nekropsi, Tim Bidlabfor Polda Riau yang dipimpin oleh Iptu Imam Yusuf Hanura juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti fisik di lapangan. Petugas mengambil sampel tanah di sekitar lokasi bangkai gajah untuk dilakukan uji laboratorium secara mendalam.

Uji ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan zat kimia berbahaya atau unsur mencurigakan lainnya yang mungkin tercecer di TKP.

"Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dikembangkan dengan memeriksa sejumlah saksi tambahan dan mengumpulkan data teknis dari hasil olah TKP," jelas Yoga.

Yoga menegaskan kepolisian akan berupaya keras memburu siapa pun yang bertanggung jawab atas kematian satwa tersebut. Sebagai langkah antisipasi ke depan, kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan perlindungan satwa.

Baca: Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Curanmor

Warga diminta untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau tindak pidana kehutanan kepada kantor polisi terdekat. Laporan juga dapat disampaikan secara cepat melalui layanan Call Center 110 guna penanganan yang lebih sigap.

Penemuan ini bermula dari kesaksian seorang warga bernama Winarno yang melintasi area tersebut pada Senin (2/2/2026) malam. Ia mengaku mencium aroma busuk yang sangat menyengat dari arah dalam hutan.

Setelah menelusuri sumber bau tersebut, Winarno terkejut menemukan bangkai gajah yang sudah tidak utuh lagi. "Saya langsung melaporkan temuan itu ke pihak keamanan," kata Winarno menejelaskan.

Terkait
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkob
Lainnya
Sinergi Berantas Narkoba, Lapas Rumbai Ikut Musnahkan Barang Bukti di BNNP Riau
Sinergi Berantas Narkoba, Lapas Rumbai Ikut Musnahkan Barang Bukti di BNNP Riau
Universitas Riau Gelar Wisuda 1893 Mahasiswa Secara Dar
DPRD Pekanbaru Desak Satpol PP Tertibkan Payung Ceper d
Masjid Bukan Tempat Menyebarkan Hoax, JK: Bakar Tabloid
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In