Pembunuhan Sadis, Caleg Tewas Ditempat

Alwira Fanzary
Kamis, 31 Januari 2019 06:27:00
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Dendam bisa membuat gelap mata. Meskipun sudah bertahun-tahun, jika sudah berniat membalas sakit hati, cara apa pun kadang tak dipedulikan.

Seorang calon legislatif asal Kabupaten Wakatobi bernama Jafaruddin alias La Jafa (36) tewas usai ditabrak dan dibunuh mantan rekan kerjanya di jalan poros Desa Balasuna Selatan, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Senin, 28 Januari 2019. Pelaku pembunuhan yang diketahui bernama M alias Sangkidi (34), merupakan mantan rekan kerjanya.

Korban diketahui merupakan calon legislatif nomor urut 1 dari salah satu partai di Dapil III Kabupaten Wakatobi. Sebelum tewas, seperti yang diberitakan Liputn6.com, pelaku dikenal sering melakukan sosialisasi kepada warga Kecamatan Kaledupa yang diketahui merupakan wilayah pemilihannya.

Kapolres Wakatobi AKBP Didik Erfianto SIK mengatakan pelaku dan korban pernah terlibat masalah saat mereka bekerja pada salah satu pelabuhan di Kabupaten Buton Utara. Saat itu, pelaku yang tak senang bekerja bersama korban, memilih keluar.

"Mereka pernah ada beberapa masalah sebelumnya, masalah kerjaan," ujar Kapolres.

Baca: Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar

Informasi lainnya, tahun 2014 pelaku dan korban pernah bermasalah dan diselesaikan dengan sumpah di bawah Alquran. Saat itu, pihak Polsek menjadi penengah agar keduanya tidak saling menyimpan dendam.

Masalah kedua kalinya, pada 2017 pelaku juga pernah ditikam oleh salah seorang pemuda sampai harus masuk rumah sakit. Diduga, sang pemuda ada hubungannya dengan La Jafa terkait kasus penikaman itu.

"Kita sudah sita barang bukti, di antaranya sebilah samurai yang dipakai pelaku dan pakaian milik korban. Hasil visum dokter juga sudah kami punya," ujar Kapolres, Selasa, 29 Januari 2019.

Pelaku pembunuhan yang kini berstatus tersangka diancam pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

Baca: Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Curanmor

Korban Ditabrak Sebelum Dibunuh

Kapolres Wakatobi AKBP Didik Erfianto memperlihatkan tersangka dan sebilah samurai yang dipakai pelaku membunuh korbannya, Selasa (29/1/2019).

Saat ditemukan di lokasi kejadian, korban terbaring di semak-semak pinggir jalan dengan 8 tusuk dan sabetan senjata tajam. Dari hasil keterangan saksi-saksi di kantor polisi, korban ternyata ditabrak sebuah mobil pikap sebelum ditebas secara membabi-buta oleh tersangka.

Saat itu, tersangka melihat korban dari arah bersamaan berboncengan dengan salah seorang rekannya. Tersangka mengemudikan mobil pikap bersama iparnya. Iparnya yang diketahui bernama Mardi duduk di bak bagian belakang mobil.

"Korban diklakson-klakson oleh pelaku untuk meminta jalan. Karena korban tak minggir, di situ korban ditabrak dari arah belakang," ujar Mardi.

Baca: 11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung

Saat korban terjatuh, pelaku turun melihat korban. Korban yang sudah terluka, langsung mencabut sebilah pisau. Saat itu, pelaku langsung lari ke mobil dan mengambil sebilah pedang samurai. Dengan pedang itu, korban langsung ditebas sehingga korban meninggal dunia di tempat kejadian dengan beberapa luka dan tangan kanan putus.

"Saya diajak pulang oleh pelaku. Setelah tiba di rumah, pelaku langsung minta diantar keluarganya ke polsek untuk menyerahkan diri," tambah Mardi.

Saat polisi mendatangi TKP, ada goresan di atas aspal dengan panjang hampir 10 meter di lokasi kejadian. Goresan yang masih baru itu diduga disebabkan motor korban yang terseret usai ditabrak pelaku. Kso

Terkait
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga Komplotannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga Komplotannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkob
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Putus Mata Rantai Covid-19, Pemkab Rohul Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal
Putus Mata Rantai Covid-19, Pemkab Rohul Lakukan Penyemprotan Disinfektan Massal
PWI Riau Gelar UKW Angkatan XII, Gratis
Harga Tiket Pesawat Naik, Hunian Hotel di Batam Turun 5
DPRD Babel Evaluasi Program Magang Siswa SMK ke Luar Ne
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Nasional
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo