Demi Kekasih, Wanita Ini Nekat Bawa Sabu ke Tahanan Mapolsek Sukarame Palembang

Alwira Fanzary
Sabtu, 26 Januari 2019 19:47:30
Pelaku (tengah)

KANALSUMATERA.com - Pelaku peredaran narkoba di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), kini semakin berani membawa barang haram tersebut ruang publik. Seperti LA (35) yang nekat membawa sabu ke penjara saat menjenguk pacarnya.

Wanita yang tercatat sebagai warga Kelurahan Ario Kemuning Palembang ini tiap seminggu sekali menjenguk kekasihnya RD, pada hari Rabu 23 Januari 2019. Kekasihnya ini ditahan karena penyalahgunaan narkoba.

Saat akan menemui kekasihnya di tahanan Mapolsek Sukarame Palembang, LA bertemu dengan teman pacarnya yaitu DB, yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena kasus narkoba.

DB pun memaksa LA membawa masuk paket kecil sabu agar diserahkan ke RD di dalam penjara. Mendapat ancaman dari DB, LA akhirnya menurut.

"Saya sudah menolak, tapi dipaksa dan diancam disakiti, akhirnya saya menurut. Padahal saya awalnya hanya ingin memberikan makanan untuk RD," katanya kepada Liputan6.com, Jumat (25/1/2019).

Baca: Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar

Paket sabu dibungkus lilitan lakban hitam ditaruh dalam tasnya. Saat digeledah anggota kepolisian di Polsek Sukarame Palembag, LA langsung membuang paket sabu tersebut.

"Baru kali ini saya bawa sabu ke dalam penjara, biasanya cuma bawa makanan. Ini juga karena dipaksa, padahal saya tidak mau," katanya.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukarame Iptu Marwan, penangkapan tersangka berawal adanya informasi penjenguk tahanan yang membawa sabu dan akan diberikan ke salah satu tahanan Polsek Sukarame Palembang.

"Saat digeledah, ternyata benar dia yang hendak memberikan sabu seberat 0,34 gram kepada pacarnya. LA langsung diamankan," katanya.

Tersangka akan dijerat dengan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara.

Baca: Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt Gubernur Riau: Bantu Report biar Diblokir

Pecatan Anggota Polisi

Kasus peredaran narkoba juga diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel pada hari Selasa (22/1/2019). Pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa 13 Kilogram sabu, 5.472 butir pil ekstasi dan 60 batang tanaman ganja.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, barang haram tersebut diamankan merupakan ungkap kasus dari buln Desember 2018 hingga Januari 2019.

"Salah satu pengedar narkoba yang diamankan yaitu FR yang merupakan pecatan anggota polisi, yang mempunyai 1 Kg sabu," katanya.

Baca: 11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung

Dalam menjalankan bisnis haram tersebut, FR melibatkan kedua mertuanya yang terlebih dahulu sudah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) narkoba di Kabupaten Banyuasin Sumsel.

Peredaran narkoba di Sumsel diakui mantan Kapolda Riau ini, cukup memprihatinkan. Selain banyaknya pemakai, Sumsel sendiri juga menjadi tempat transit narkoba sebelum didistribusikan ke luar Sumsel.

"Sabu di Sumsel biasanya berasal dari Malaysia, saya tegaskan kepada anggota untuk menindaktegas bandar narkoba tanpa pandang bulu," ujarnya. Kso

Terkait
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga Komplotannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga Komplotannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkob
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Ida Yulita Susanti Mendaftar ke PAN Pekanbaru, Irman: Sosoknya Sudah tidak Asing Lagi
Ida Yulita Susanti Mendaftar ke PAN Pekanbaru, Irman: Sosoknya Sudah tidak Asing Lagi
Arab Saudi Diminta Publikasikan Nama Pembunuh Khashoggi
Pesantren ICBS Payakumbuh Jadi Lembaga Pendidikan Favor
Rumah Tangga di Tiga Kecamatan di Pekanbaru akan Diberi
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar