Cerita Keluarga Soal Jasad Sofyan Tinggal Tulang Belulang, Kapolda : Menyerah atau Kami Sikat

Resa Darmalita
Rabu, 14 November 2018 14:09:01
Tulang belulang yang diduga jasad Sofyan yang ditemukan petugas di wilayah Muara Lakitan Mura

KANALSUMATERA.com - Jasad Sofyan (43), sopir taksi online (taksol) yang menjadi korban perampokan disertai pembunuhan, akhirnya ditemukan petugas Jatanras Polda Sumsel, Selasa (13/11).

Dilansir dari Sripoku.com, Diketahui jasad Sofyan ditemukan di semak-semak hutan kebun sawit trana subur wilayah Lakitan Kabupaten Muratara. Jasad Sofyan ditemukan dengan kondisi sudah menjadi tulang belulang. Bahkan tulang belulang ditemukan petugas yang lokasi terpisah-pisah dengan radius sekitar lima meter. Selain itu juga, di lokasi petugas menemukan pakaian dan celana yang diduga milik korban Sofyan.

"Ya saya dapat laporan dari DirReskrimum memang sudah ditemukan dan akan diotopsi di RS Bhayangkara Palembang," ujar Kapolda Sumsel Zulkarnain Adinegara, ketika dikonfirmasi.

Dikatakan Zulkarnain, dikarenakan ditemukan dengan kondisi tak utuh, jadi memang perlu dilakukan otopsi. Tujuannya guna memastikan apakah mayat tersebut adalah benar korban Sofyan.

Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

"Kita tunggu saja di RS Bhayangkara Palembang, karena akan diotopsi dan dicocokkan dengan DNA keluarganya. Kondisi mayat memang tidak utuh, jadi memang perlu tes DNA. Mayat itu ditemukan di semak-semak. Pelaku itu membuang mayat korban dan bukan dikubur pelaku," ujar Zulkarnain.

Sementara itu dari pantauan Sripo di rumah orang tua korban Sofyan (43) di Jalan Kol H Barlian KM 5 Lorong Pelita Kecamatan Kemuning Palembang, tampak rumah duka diramaikan pihak keluarga dan kerabat yang silih berganti berdatangan.

Perihal ditemukannya jasad yang diduga korban Sofyan, pihak keluarga belum bisa memastikan. Dikarenakan belum melihatnya secara langsung. Namun kondisi keluarga saat ini Audy merasa ikhlas dengan apa pun yang terjadi dengan korban Sofyan.

"Kami belum bisa berkomentar, karena kami belum tahu. Nanti kalau memang sudah ditemukan, kami akan berikan komentar lagi agar tidak simpang siur," ujar Kgs Hidayat (29), adik kandung korban Sofyan.

Baca: Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar

Ditanyai mengenai para pelaku yang memang benar melakukan perampokan disertai pembunuhan terhadap korban Sofyan, Hidayat mengatakan, diharapkan kepada pihak kepolisian untuk bisa menangkap semua pelaku.

"Harapan kami supaya kasus ini cepat terungkap. Dan pihak polisi dapat memberikan hukuman yang sesuai dengan perbuatan mereka. Sejauh ini kalau orang tua kami sudah ikhlas dengan apa pun yang terjadi. Tapi kalau istrinya terlihat belum ikhlas," ujar Hidayat.

Terhadap tiga pelaku perampok disertai pembunuhan terhadap korban Sofyan (43), Kapolda Sumsel Irjen Pol
Zulkarnain Adinegara memberikan ultimatum kepada tiga pelaku. Ultimatum disampaikan kepada tiga pelaku untuk menyerahkan diri kepada petugas. Jika tidak menyerahkan diri dengan tenggat waktu yang ditentukan, ketiga pelaku akan diberikan tindakan tegas.

"Saya ultimatum kepada tiga pelaku untuk menyerahkan diri, kalau tidak akan kami sikat betul. Tiga pelaku ini akan kami kejar terus meskipun sampai ke liang kubur," tegas Zulkarnain.

Baca: Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung

Jenderal bintang dua ini menegaskan, diimbau juga kepada pihak keluarga untuk membantu petugas. Jika mengetahui keberadaan ketiga pelaku, agar diajak untuk menyerahkan diri.

"Jadi kami ultimatum supaya keluarga mengajak pelaku untuk menyerahkan diri saja. Kalau tidak, Sampai ke liang kubur pun akan kami kejar," tegas Zulkarnain.

Sebelumnya tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel telah menangkap satu orang pelaku di Rawas Ulu Kabupaten Muratara. Jumlah pelaku perampok disertai pembunuhan terhadap korban Sofyan (43), berjumlah empat pelaku.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara juga mengatakan, bahwa korban Sofyan dieksekusi para pelaku yang terbilang cukup sadis. Empat pelaku berbagi peran dalam mengeksekusi korban Sofyan yang ketika itu sedang menyetir mobil. Kaki tangan korban Sofyan dipegang pelaku dan leher korban pun dicekik hingga meninggal dunia dan kemudian mayat korban dibuang di kebun sawit. (SC/Ks)

Terkait
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkob
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Merancang Kawasan Industri Tenayan Sebagai Lokomotif Pertumbuhan Pekanbaru
Merancang Kawasan Industri Tenayan Sebagai Lokomotif Pertumbuhan Pekanbaru
Usai Pilkades, Syahrul Aidi Minta yang Menang Rangkul y
Ribuan Bungkus Mi Instan dari Kapal Karam di Karimun
Bakal Hujan Sampai Malam, BMKG Palembang Rilis Perkiraa
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Pendidikan
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah Aman, Nyaman dan Penuh Kasih
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah Aman, Nyaman dan Penuh Kasih
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Ketua PGRI Kampar Dorong Penguatan Mutu Pendidikan di K