Anggota TNI AD Tewas Dikeroyok di Sumsel

Alwira Fanzary
Rabu, 30 Januari 2019 18:17:36
Prajurit TNI AD

KANALSUMATERA.com - Hidup Kopda JN, salah satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Sumatera Selatan berakhir menyedihkan. Dia meninggal dunia usai dikeroyok orang tak dikenal saat menghadiri pesta pernikahan saudaranya.

Saat kejadian berlangsung, korban masih tercatat sebagai anggota TJNI yang bertugas di Satuan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat TNI-AD) Martapura Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumsel.

Pada hari Selasa (29/1/2019) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, Kopda JN bersama adiknya menghadiri perayaan pernikahan saudaranya, di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Belitang I, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.

Perayaan pernikahan yang diramaikan oleh musik orgen tunggal, membuat Kopda JN ingin turut berpartisipasi dengan bernyanyi dan menghibur warga yang berdatangan ke lokasi tersebut.

Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

Saat di atas panggung, Kopda JN tiba-tiba dikeroyok lima orang tak dikenal. Salah satu pelaku bahkan melukai korban dengan pisau.a tusukan beda tajam yang mengenai kepala dan dadanya, membuat tubuh korban langsung terjatuh dan bersimbah darah. Para pelaku langsung melarikan diri di tengah keramaian setelah melihat tubuh korban tersungkur lemah.

Warga sempat membawa Kopda JN ke Rumah Sakit (RS) Islam At-Taqwa Gumawang Belitang OKU Timur. Namun nyawa korban tidak bisa tertolong lagi.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya mengatakan, para anggotanya sudah mengejar ke lima pelaku pengeroyokan dan pembunuhan tersebut.

"Memang benar ada kejadian tersebut, korban merupakan anggota (TNI) tersebut meninggal dunia. Kita sedang mencari para pelaku, semoga cepat tertangkap dan segera diproses," katanya kepada Liputan6.com, Rabu (30/1/2019).

Baca: 11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Djohan Darmawan mengatakan, Tim Denpom dan Polres OKU Timur sedang menyelidiki aksi pembunuhan ini.

"Korban merupakan anggota Puslatpur Angkatan Darat (AD). Saat acara itu, mendadak ada yang mengeroyok. Salah satunya yang menusuk tubuh korban pakai senjata tajam," ujarnya.

Luka tusukan yang sangat parah, membuat nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Jenaszah korban juga sudah diserahkan pihak keluarga untuk dimakamkan di kawasan Sumsel.

Kapendam II/Sriwijaya berjanji timnya akan mengusut tuntas kasus ini, termasuk motif pengeroyokan hingga menewaskan salah satu anggotanya tersebut. Kso



Terkait
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga Komplotannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga Komplotannya Ditangkap Polresta Pekanbaru
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Jelang Dikukuhkan, Pengurus Karang Taruna Riau Silaturahmi dan Minta Tunjuk Ajar ke Forkopimda Riau
Jelang Dikukuhkan, Pengurus Karang Taruna Riau Silaturahmi dan Minta Tunjuk Ajar ke Forkopimda Riau
Mahasiswa Unri Bagikan Masker ke Pegawai Pemprov Riau
Langgar Aturan, 4 Truk Bermuatan Kayu di Siak Diamankan
Polisi Tetapkan 17 Orang Sebagai Tersangka Pelaku Penge
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Nasional
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penting?
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Abu Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Ditutup Termasuk Hu
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat