Polisi Tembak Mati Pelaku Begal di Palembang

Alwira Fanzary
Selasa, 12 Februari 2019 22:36:33
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Abdul Latif (32) pelaku begal dengan banyak laporan polisi tewas ditembak petugas dari Pidum Polresta Palembang Selasa (12/2/2019). Tersangka yang dikenal dengan nama Leo ini terpaksa ditembak karena sempat melukai petugas saat ditangkap.

Warga Jalan Ki Merogan Kertapati ini terbilang sadis dalam beraksi baik pencurian maupun begal di sekitar Palembang. Tersangka juga memiliki puluhan catatan kepolisian dan juga memang sudah lama menjadi target operasi kepolisian.

Sekitar pukul 03.30WIB setelah mendapat informasi keberadaan tersangka, tim unit Pidum Polresta Palembang langsung melakukan pengejaran dan penangkapan di sekita Alang-Alang Lebar, Palembang.


Pada saat akan ditangkap Leo berusaha melawan bahkan sempat melukai salah satu anggota sehingga terpaksa ditindak tegas dan terukur dengan cara menembak tubuh tersangka. Dan tersangka meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit.

Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

"Pada hari ini anggota jajaran Polresta Palembang dapat menangkap DPO yang memang selama ini sangat meresahkan masyarakat dan juga memiliki puluhan laporan kepolisian namun sementara ini baru ada sembilan laporan kepolisian yang baru terdata," ujar Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah dalam press release di RS Bhayangkara Palembang, seperti dilansir dari Sindonew.com, Selasa (12/2/2019).

Kapolresta menegaskan akan memberantas tindak kejahatan di Kota Palembang. Para pelaku kejahatan akan ditindak tegas. Kso

Terkait
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokum
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Lainnya
Ini Alasan Pemerintah Hanya Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Kelompok Prioritas
Ini Alasan Pemerintah Hanya Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Kelompok Prioritas
Tim Diavo dan IPKKI Bagikan Masker di Pasar-Pasar Pekan
Polres Tanjungpinang Siapkan SP3 Kasus Ujaran Rasis Bob
Jaringan Kokain Malaysia, Polisi Bekuk Mantan Polisi da
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Olahraga
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I