Polisi Tembak Mati 4 Perampok Sadis di OKU Timur

Amar
Senin, 7 Januari 2019 18:55:10
Kapolres OKU Timur beserta jajaran saat menggelar konferensi pers pelaku perampokan yang ditembak mati , Senin (7/1/2019)

MARTAPURA, KANALSUMATERA.com – Polisi menembak mati empat pelaku pencurian sarang burung walet di OKU Timur, Senin (7/1/2019), pukul 02.00.

Sebelumnya sempat terjadi baku tembak dan kejar-kejaran layaknya film action terjadi antara polisi dan keempat pelaku pencurian di Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur.

Para pelaku terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur oleh polisi karena membahayakan nyawa petugas dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Para pelaku merupakan target Operasi Polisi sejak beberapa tahun sebelumnya.

Baca: Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 3.378 Hektare

Adapun identitas keempat pelaku masing-masing berinisial M warga Waykanan Lampung.

• Tiga Bulan Dilantik, Ini Sederet Program Pro Rakyat Direalisasikan Herman Deru-Mawardi Yahya

• Marjuansyah Pimpin KPU Prabumulih, Ini Susunan Jabatan Komisioner Baru

S Warga Buay Madang Timur, S warga Waykanan dan T warga Waykanan.

Baca: Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat Jalankan Tugas

Keempat pelaku diketahui memiliki masing-masing senjata api rakitan

Informasinya Senin (7/1/2019) aksi pencurian yang dilakukan keempat pelaku dilakukan di kediaman Sumarno Warga Kecamatan Buay Madang.

Para pelaku mendatangi rumah korban untuk merampok sarang walet yang baru dipanen korban beberapa hari sebelumnya.

Para pelaku berusaha masuk dari pintu belakang rumah korban.



Terkait
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Perdana Jadi Menkeu, Suahasil Ungkap APBN Defisit Rp240,1 Triliun hingga Agustus
Perdana Jadi Menkeu, Suahasil Ungkap APBN Defisit Rp240,1 Triliun hingga Agustus
Iran Tangkap Pengibar Bendera MEK, Aparat Klaim Semua y
Ketua TP PKK Rohil Percayakan PKK Tanah Putih Tanjung M
Banjir Di Inhu Makan Korban, 2 Bocah Terseret Arus Sung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind