Cara Polisi Gerebek Aksi Cyber Fraud WNA China di Batam

Mawardi Tombang
Kamis, 19 September 2019 14:24:00
Sebuah Ruko di Perumahan Grand Orchid, Batam Centre yang disegel polisi.

Batam, KANALSUMATERA.com - Polisi mengungkap kasus cyber fraud (penipuan online), Rabu (18/9/2019) petang. sebanyak 43 WNA dari China dan Taiwan diamankan dari ruko Grand Orchid Blok 12 A, Batam Centre, Rabu (18/9/2019).

Dari penuturan salah seorang sekuriti kawasan, ruko tersebut sudah tutup sejak dua bulan lalu. Sebelumnya ruko yang ditempati para WNA tersebut merupakan toko tas.

“Setahu saya ruko ini toko tas, saya tidak tahu kalau rupanya ini tempat tinggal para WNA tersebut,” ujarnya kepada Batamnews, Kamis (19/9/2019).

Pihak kesulitan saat pengungkapan kasus ini, karena ruko yang didiami para WNA dalam keadaan tertutup. Aparat terpaksa menjebol partisi yang tersambung ke bagian ruko lainnya.

“Ruko ini dulunya tergabung dengan yang sebelah, makanya waktu penangkapan itu, polisi jebol gipsum samping ruko,” katanya.

Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

Dan baru saat dibuka, ternyata belasan WNA tersebut sedang berada di dalam. Ia menyebutkan bahwa di dalam ruko, sudah ada berjejer personal computer (PC). Bahkan bagian lantai 3 ruko terpasang peredam suara. “Itu dinding di lantai 3 sudah dipasang semacam busa-busa untuk meredam suara,” jelasnya.

Foto: ist

Baca: Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar

Tidak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa selama ini pihaknya tidak pernah melihat aktifitas dari ruko tersebut. Termasuk juga tidak pernah melihat para WNA yang berasal dari China dan Taiwan itu.

“Kami juga heran, karena ini ruko kosong, bahkan peralatan yang mereka pakai ini juga tidak tahu kapan dimasukkan,” katanya.

Dari pantauan Batamnews, ruko tiga lantai tersebut sudah diberi garis polisi (police line). Selain itu bagian belakang ruko juga terlihat ada kurang lebih 10 Air Conditioner (AC) yang terpasang.

Selain di kawasan ruko Grand Orchid, pihak kepolisian juga mengamankan para WNA di kawasan Ruko Sukajadi, masih di kawasan Batam Centre. Total ada 47 WNA yang ditangkap karena dugaan kasus cyber fraud.


Modus aplikasi skype

Baca: Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt Gubernur Riau: Bantu Report biar Diblokir

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga menerangkan jika penipuan online ini bermodus transaksi aplikasi Skype.

Menariknya salah satu bukti ditemukan seragam kepolisian yang mirip dipakai oleh polisi China serta sejumlah laptop.

"Ada semacam kelengkapan seragam mirip polisi China, akustik peredam dinding, daftar identitas hasil transaksi aplikasi Skype,” tuturnya.

Baca: Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung

Foto: ist

Para WNA ini diperiksa di Mapolda Kepri dengan melibatkan Ditjen Imigrasi.

Terkait
Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Curanmor
Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Curanmor
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pa
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidikan Vokasi untuk Wilayah Sumbagut
Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidikan Vokasi untuk Wilayah Sumbagut
PTPN V Raih Keuntungan 417 Milyar Pada 2020, Ini Penyeb
Cegah Penyebaran Covid-19, Gubernur Sumbar Perintahkan
DPRD Kabupaten Sijunjung Kunjungi DPRD Kota Pekanbaru,
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan