Api Cemburu Mengamuk, Pak RT Bantai Pacar Istrinya

Islami
Senin, 7 Januari 2019 20:50:51
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghabisi nyawa kekasih istrinya dengan satu tikaman menggunakan sebilah pisau, pada Senin 7 Januari 2019.

Aksi nekat Ketua RT 09/RW 04 Kelurahan Naioni atas nama Nimbrot Lao alias Lot alias NL (44) itu dipicu rasa cemburu dan sakit hati, karena istrinya Alviana Lao Lasa (40) memilih berada di pelukan korban Irfan Stefanus Boisala (45) dan meninggalkan dirinya.

Tersangka NL bahkan menghabisi nyawa kekasih istrinya itu di dalam rumah korban di RT 10/ RW 04 kelurahan itu dengan satu kali tikaman di punggung belakang bagian kanan.

Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra mengatakan, peristiwa pembunuhan itu terjadi lantaran pelaku merasa sakit hati karena istrinya “diambil” oleh korban. Peristiwa berawal dari pertengkaran yang terjadi di rumah korban pada Senin pagi ini.

Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

Saudara kandung korban bernama Ruth Boisala sekira pukul 07.00 Wita, mendatangi rumah korban dan memarahi istri tersangka Alviana yang saat itu berada di rumah korban.

Memang istri tersangka Alviana sudah hidup serumah dengan korban. Namun hal itu tak disetujui oleh saudara dan kerabat korban. Mendapat omelan saudara korban, Alviana istri tersangka lalu memilih meninggalkan rumah korban.

"Saudara korban memang tidak setuju dengan hubungan mereka," kata I Gede seperti dikutip dari okezone.com, Senin (7/1/2019).

Tak disangka saat saudara korban memarahi istri tersangka di rumah korban, ternyata tersangka sedang berada di rumah sepupunya Hendrik Tamael yang jaraknya hanya dua tiga langkah. Tersangka berada di rumah Hendrik untuk memperbaiki celananya. Kebetulan Hendrik adalah seorang penjahit.

Baca: Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar

Mendengar omelan saudara korban terhadap istrinya, tersangka NL yang masih menyimpan dendam dan sakit hati kepada korban lalu meninggalkan rumah Hendrik menuju rumah korban.

Setiba di rumah korban yang menurut silsila keluarga juga masih sepupu dari garis keturunan nenek itu, tersangka langsung menuju korban. Korban yang sedang membelakangi arah datangnya tersangka dan sedang melihat keluar jendela itu tak sempat menghindar.

Sejurus aksi tersangka langsung menancapkan sebilah pisau ukuran sekitar 14 cm itu ke punggung kanan korban. Pasca-ditikam dan merasa kesakitan, korban lalu berlari keluar dengan cucuran darah di tubuhnya.

Namun karena begitu banyak darah yang menetes dari luka bekas tikaman itu, korban lalu rebah di halaman rumah tetangganya hingga tewas.

Baca: Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt Gubernur Riau: Bantu Report biar Diblokir

"Korban tewas di lokasi kejadian," tutupnya.

Selesai mengeksekusi korban dan merasa hutang amarah dan sakit hatinya terbayarkan, tersangka Nimbrot Lao lalu berjalan ke rumahnya yang berjarak sekitar 500 meter dan menghidupkan motornya dan melanjutkan perjalanan ke Mapolsek Alak untuk menyerahkan diri.

Mendapat laporan tersangka, anggota Polsek Alak lalu melakukan olah tempat kejadian dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Drs Titus Uly untuk divisum. Saat ini tersangka sedang dalam pemeriksaan intensif penyidik Polsek Alak. iin

Terkait
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pa
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Lainnya
Bupati Kepulauan Meranti Lantik Pejabat Baru, Ini Daftarnya..
Bupati Kepulauan Meranti Lantik Pejabat Baru, Ini Daftarnya..
Dirjen Cipta Karya Kecewa Dengan Progres SPAM Durolis d
Kapolsek Medan Timur Blusukan ke Pemukiman Warga dan Ru
Wakil Bupati Lingga Kunjungi Perkebunan Kelapa di Pulau
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi