Aniaya Sorang Warga Tamiang Hingga Tewas, Tujuh Oknum Polisi Segera Disidang

Islami
Rabu, 2 Januari 2019 10:07:53
Kapolda Aceh, Irjen Rio S Dijambak, didampingi Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian (kanan) meninjau Mapolsek Bendahara

KANALSUMATERA.com - Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak mengatakan, sebanyak tujuh personel Polsek Bendahara, Aceh Tamiang telah diproses hukum terkait dugaan penganiayaan terhadap Mahyar bin Usman (31) yang meninggal dunia pada 23 Oktober 2018 lalu.

“Tujuh personel yang terlibat penganiayaan sehingga menyebabkan kematian saudara Mahyar pada 23 Oktober 2018, kini telah diproses hukum," kata Irjen Rio S Djambak dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Aceh, Senin (31/12/2018).

Seperti dikutip dari serambinewscom, pada 23 Oktober lalu, Mahyar ditangkap oleh personel Polsek Bendahara, karena ditengarai terlibat dalam kasus peredaran narkoba.

Tak lama setelah ditangkap dan diinterogasi, Mahyar meninggal dunia. Diduga, almarhum dianiaya oknum personel Polsek tersebut.

Baca: Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan

Kematian Mahyar kemudian menyulutkan emosi warga yang berujung pada pembakaran Mapolsek Bendahara.

Sehari setelah itu, Kapolda Aceh, Irjen Rio S Djambak mengakui adanya kekeliruan anggota Polsek Bendahara dalam kasus itu.

Oleh sebab itu, dalam konferensi pers akhir tahun Senin (31/12/2018) kemarin, Irjen Rio dengan tegas mengatakan ketujuh personel polsek tersebut telah menjalani proses hukum.

"Selanjutnya personel tersebut akan disidang dan dijerat pasal berbeda-beda, sesuai dengan keterlibatannya dalam perkara tersebut," pungkas Kapolda Aceh, Rio S Djambak. iin

Terkait
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Cura
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
Lainnya
Rapimnas I Golkar, Airlangga: Kita Harus Koalisi Untuk Menang Pemilu 2024
Rapimnas I Golkar, Airlangga: Kita Harus Koalisi Untuk Menang Pemilu 2024
Sertijab Menteri Kesehatan, Terawan: Saya Sesudah Mente
Karhutla di Riau Terus Meluas Capai 107 Titik Panas
LDK dan IMM Riau Lakukan Dakwah Komunitas, Makan Bersam
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung ā€
Olahraga
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan Talenta Sepak Bola Kampar
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilih
Aceh
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
HK Buka Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1, Permudah Akses Bantuan Bencana dan Libur Nataru
Presiden Prabowo Tinjau Pengerjaan Jembatan Bailey Teup
Pemko Banda Aceh Gratiskan Air untuk Rumah Ibadah selam
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan