YS Laporkan Pacarnya DL ke Polisi karena tak Mau Bertanggung Jawab setelah Menghamili Dirinya

Mawardi Tombang
Jumat, 29 November 2019 11:58:54
ilustrasi

MEDAN KANALSUMATERA.com - Kisah asmara sepasang kekasih di Nusa Tenggara Timur (NTT) berujung di kantor polisi.
Seorang perempuan, YS (19) melaporkan pacarnya, DL karena tidak mau bertanggung jawab setelah menghamili dirinya.
YS yang merupakan warga Desa Kiufatu, Kecamatan Kualin melaporkan sang pacar pada Rabu (27/11/2019) kemarin.

Ia melaporkan pacarnya setelah kandungannya menginjak empat bulan.
Dikutip dari Poskupang, YS mengungkapkan bahwa hubungan asmara dirinya dengan DL terjalin sejak tahun 2015 lalu.
Saat itu, YS masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Sejak saat itu, YS dan DL mulai melakukan hubungan layaknya suami istri.
Hal itu diungkapkan langsung YS di Mapolres TTS.
"Kami pacaran dari SMP. Kami pertama kali berhubungan saat saya masih usia 15 tahun. Saat itu kami dua buat di hutan," ungkap YS.

Kisah asmara YS dan DL berlanjut hingga tahun 2018.
YS mengaku jika selama periode 2015-2018, dirinya dan DL kerap berhubungan intim di tempat berbeda.
"Kami buat (berhubungan badan) sudah ulang-ulang kali. Itu kami buat memang suka sama suka kakak," terangnya.

Baca: Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Aktor Intelektual Diburu

Pada tahun 2018 itu, DL yang tak tamat sekolah dasar merantau ke Sulawesi untuk bekerja di perkebunan.
Menjalani hubungan jarak jauh membuat hubungan asmara keduanya kandas.
Namun, pada tahun 2019 sekitar bulan Februari, DL pulang ke kampung halamannya sete;lah merantau kurang lebih satu tahun.

Kembalinya DL itu pun membuat cinta lama bersemi kembali
DL dan YS kembali merajut hubungan asmara.
Kedua pun kembali melakukan hubungan intim yang membuat YS hamil.

"Kami buat (hubungan suami istri) lagi sekitar bulan Maret. Terus kami buat sampai bulan Juni saya tidak dapat datang bulan lagi. Saat itu saya tahu kalau saya sudah hamil," ungkapnya.
Mengetahui dirinya hamil, YS pun meminta pertanggungjawaban DL.



Terkait
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Lainnya
Pemko Medan Siap Dukung Percepatan Pembangunan Provinsi Sumut
Pemko Medan Siap Dukung Percepatan Pembangunan Provinsi Sumut
Sembarangan Bikin Macet di Jalan Veteran
Dwi Fungsi, Panglima TNI: Saya Katakan Itu Omong Kosong
Amanat Perdana Wagub Riau: Waktu Shalat Tiba, Hentikan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa
Puluhan Ribu Buruh Konvoi Motor Padati Jalan Sudirman, Lalu Lintas Jakarta Direkayasa
Daratan Baru 30,3 Hektare Muncul Dekat Anak Krakatau, I
Ombudsman Dua Kali Ditolak Sidak Lapas Cibinong, Temuka
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket