KEMATIAN Serda Iman Berkat Gea Akibat Tendangan Sparing Partner Tarung Derajat

Mawardi Tombang
Selasa, 12 November 2019 13:42:58
Serda Iman Berkat Gea

MEDAN KANALSUMATERA.com - Kodam I/BB melalui divisi penerangan menggelar konferensi pers terkait kematian prajurit Kompi B Yonif 122 TS Serda Iman Berkat Gea, yang sempat diduga mengalami kekerasan.
Konferensi pers soal kematian Serda Iman Berkat Gea digelar di Media Center Kodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5, Medan, Selasa (12/11/2019).
Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidhi dan petinggi Kodam I/BB lainnya menjelaskan kematian Serda Iman Berkat Gea sedang dalam penyelidikan tim investigasi.

Adapun terkait luka di leher korban adalah upaya evakuasi pengawetan jenazah.
"Serda IBG mengalami tendangan di dada kiri oleh sparing partnernya dalam beladiri Tarung Derajat.
Kemudian ia jatuh, kepalanya kemudian terbentur.

Satuan Tugas Berdinas kemudian membawa Serda IBG ke salahsatu klinik di Kecamatan Dolok Masihul, Kab. Sergai.
Nahas nyawa beliau tidak tertolong," tutur Kapendam.
Kemudian, Yonif 122 TS, selaku satuan di mana Serda IBG berdinas mengabarkan keluarga bahwa Serda IBG meninggal dunia.

Oleh keluarga kemudian meminta jenazah untuk dibawa ke kampung halaman di Nias.
Menanggapi permintaan keluarga, Yonif 122 TS yang telah berkoordinasi dengan Kodam I/BB melakukan evakuasi medis pengawetan, agar jenazah tiba dengan kondisi sebaik-baiknya di rumah duka.
Kakesdan I/BB Kolonel dr Sutan Bangun melakukan upaya pengawetan dengan menyuntikkan formalin ke pembuluh Vena besar yang ada di leher jenazah Serda IBG.

Baca: Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan WNI dan WNA Myanmar

"Penyuntikan formalin di leher, agar formalin di pembuluh darah Vena besar bisa menyebar ke seluruh tubuh, saat evakuasi menggunakan udara ke Pulau Nias," terang Kakesdam.
Ada Luka di Leher Jenazah Serda Iman Gea, Ini Penjelasan Kapendam Bukit Barisan
Kodam I/BB menjelaskan sudah melakukan pendekatan dengan keluarga terkait wafatnya Serda IBG yang merupakan lulusan Seba 2017.

Selain memberikan kejelasan, Kodam juga tetap melakukan penyelidikan kemungkinan ada pelanggaran hukum atas wafatnya Serda IBG.
Kakumdam I/BB Kolonel Chk Takdir Nugraha menyampaikan pihaknya tentu akan melakukan upaya upaya hukum setelah tim investigasi yang terdiri dari 5 orang berhasil menemukan kejanggalan.
"Jadi kita tentunya akan melakukan upaya hukum.

Jika ada kekerasan dari hasil penyelidikan tentunya akan ditindak, sebab prajurit TNI siapapun dia tidak ada yang kebal hukum.
Kita akan menunggu penyelidikan ya," ujar Takdir menutup keterangan.
Sebelumnya keluarga curiga kematian Serda Iman Berkat Gea tidak wajar.

Ibu Serda Iman Berkat Gea pada malam harinya bermimpi dia berjumpa anaknya dengan tertawa dan korban mengatakan kepada ibunya, “Ma, tolong lihat badanku”.
Sang ibu iorban penasaran dengan petunjuk dalam mimpi itu.
Keluarga menemukan adanya jahitan luka yang terletak di bagian leher sebelah kiri dan terlihat masih baru.
Alhasil Pemakaman Jenazah Alm Serda Iman Berkat Gea akhirnya ditunda, keluarga membawa Jenazah Serda IBG ke RSU Gunungsitoli untuk dilakukannya autopsi.

Terkait
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung
Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Cura
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di Atas 35 Tahun PPPK
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di Atas 35 Tahun PPPK
Isdianto Apresiasi Bintan Resorts Berdayakan Disabilita
Edwin Pratama: Presiden Jokowi Harus Turun Tangan Atasi
Ribuan Dus Miras Selundupan Berhasil Disita Bea Cukai K
Daerah
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Dalam Penerapan WFH, Bupati Kampar Sidak Dinas Minta Listrik dan AC Dimatikan jika tidak Dipakai
Seleksi Komisaris PT. SPR Diperpanjang, ini Catatan Ang
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu M
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Nasional
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawa
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto