Jenderal Gadungan di Padang Diciduk Polisi Tipu Korban Ratusan Juta

Amar
Kamis, 23 Januari 2020 17:18:19
Wendri Harefa mengaku sebagai Jenderal Polisi ternyata gadungan

PADANG, KANALSUMATERA.com - Mengaku seorang polisi yang berpangkat jenderal dan berdinas di Mabes Polri, pria bernama Wendri Harefa (39) warga Kota Padang, Sumatra Barat, menipu korbannya dengan mengiming-imingi bisa menjamin masuk polisi dan meminta uang ratusan juta rupiah.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Rico Fernanda mengatakan, penangkapan pria pekerjaan swasta tersebut terjadi di kontrakannya di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, pada Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 04.30 WIB.

"Saat ini pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Koto Tangah beserta barang bukti," ujar Kompol Rico saat dihubungi Covesia.com, kemarin (22/1/2020).

Kompol Rico Fernanda menyebutkan, kronologis kejadian penipuan itu berawal sekitar September 2019 lalu. Pelaku bertemu dengan korbannya atas nama Ema Suryani (51) seorang pedagang, warga Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, di sebuah kedai grosir milik korban di Simpang Brimob.

"Di sana mereka bercerita-cerita sehingga sampai pelaku mengaku sebagai seorang polisi yang berpangkat jenderal dan berdinas di Mabes Polri. Kemudian pelaku memberikan nomor handphonenya kepada korban," katanya.

Baca: Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung

Selanjutnya--keterangan dari korban tersebut disampaikan Rico--setelah dua minggu kemudian, korban menghubungi pelaku bahwa korban ada masalah yakni suami korban bertengkar dengan anggota Brimob. Namun, pelaku mengaku sedang berada di Jakarta, tapi ia menyampaikan akan pulang ke Padang.

"Kemudian keterangan dari korban, bahwa benar beberapa hari kemudian pelaku datang kembali ke kedai grosir milik korban. Di sana pelaku melihat anak laki-laki korban dan menawarkan bahwa ia bisa menjamin dan memasukkan anak korban menjadi seorang polisi (Akpol), dan disuruh untuk menyiapkan surat-surat untuk kelengkapan menjadi seorang polisi beserta meminta uang sebanyak Rp300 juta sebagai biaya menjadi polisi," ungkap Rico menjelaskan kronologisnya.

Dikatakan Rico, kemudian korban memberikan uang tersebut kepada pelaku sebanyak lima tahap, dengan rinciannya yaitu, pertama sebanyak Rp6,5 juta, kedua Rp50 juta, ketiga Rp100 juta, keempat Rp50 juta, dan kelima Rp100 juta.

"Namun pelaku kembali meminta uang kepada korbannya sekitar Desember 2019, sebanyak Rp100 juta, uang tersebut juga diberikan tapi korban menyampaikan bahwa uang tersebut dipinjamnya kepada rentenir, dan pelaku berjanji kepada korban akan membantu untuk membayarnya," sebutnya.

Namun sampai Januari 2020, pelaku tidak juga membayar uang tersebut, karena korban merasa curiga ditipu dan korban bersama anak, suami dan beberapa orang mendatangi pelaku untuk menanyakan masalah uang tapi jawaban pelaku berbelit-belit sehingga warga menghubungi pihak Polsek Koto Tangah.

Baca: Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Curanmor

Sekira pukul 04.00 WIB tadi personel Polsek Koto Tangah mendatangi lokasi yang dimaksud dan mengamankan pelaku. Di sana pelaku mengaku bahwa ia adalah polisi gadungan yang berpangkat jenderal.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Kota Tangah untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Barang bukti yang diamankan, satu unit Mobil Pajero Sport dengan plat nomor polisi palsu BA 1 AW, satu unit Mobil Grand Vitara plat palsu BA 2 A, satu unit HP samsung A 80, satu unit Honda CBR, uang Rp3 juta, dan satu buah kaos dalam Brimob.cc/ks

Terkait
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkob
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Hendry Munief Beri Semangat Kader dan Struktur PKS Bengkalis dalam Agenda Apel Siaga Pemilu 2024
Hendry Munief Beri Semangat Kader dan Struktur PKS Bengkalis dalam Agenda Apel Siaga Pemilu 2024
Aksi Kaum Ibu di Mapolres Abdya, Suami Saya Hanya Menga
Walikota Pekanbaru: Kita Masih Kekurangan Ribuan PNS
Kelurahan LBT Juara Harapan 1 Lomba K3 Tingkat Kota Pek
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Politik
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan