Gaji Pegawai Dinas Pertanian Banyuasin Senilai Rp200 Juta Dirampok
KANALSUMATERA.com - Pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpaksa belum menerima gaji. Pasalnya, uang untuk membayar gaji pegawai dirampok.
Dari informasi didapat viva.co.id, kejadian tersebut berawal ketika korban Zikra Halim, Bendahara Dinas Pertanian Banyuasin, bersama sopir pegawai honorer Erik Febrianto, baru saja mengambil uang dari sebuah bank pada Senin, 1 April 2019.
Setelah mengambil uang tersebut, kedua korban yang mengendarai mobil Pajero pick-up dengan nomor polisi BG 9035 ZJ berhenti sejenak untuk membeli makanan. Di saat itulah kawanan perampok memecahkan kaca mobil lalu membawa kabur uang lebih dari Rp200 juta.
"Dari keterangan korban, mereka berhenti saat mau beli makanan dan tiba-tiba datang kawanan perampok memecahkan kaca mobil sebelah kanan. Perampok ini berhasil membawa kabur uang lebih dari Rp200 juta,” kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Wahyu melalui Kanit Pidum, Ipda Gali.
Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Sementara Korban Zikra Halim, hingga kini belum dapat menjelaskan kronologi perampokan tersebut. Korban terlihat masih syok dan tidak dapat berkomentar.
Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Pertanian Banyuasin Zainuddin membenarkan kejadian tersebut, namun dirinya belum tahu persis kronologisnya karena belum bertemu korban.
"Memang benar kejadian perampokan, tapi karena saya belum ketemu korban jadi belum bisa berkomentar banyak. Untuk uang itu merupakan gaji pegawai di sini (Dinas Pertanian),” katanya. Kso
