BPN Duga Ada Provokator pada Acara Prabowo di DIY yang Akhirnya Ricuh

Islami
Rabu, 27 Februari 2019 20:46:54

KANALSUMATERA.com - Kericuhan terjadi di luar gedung lokasi acara Prabowo Subianto Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri DIY-Jateng. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menduga ada provokator di tengah massa pendukung yang hadir di lokasi.

"Soal ada orang yang membentangkan spanduk itu, ya jelas bentuk provokasi ya yang biasa kita hadapi. Salahnya orang itu kenapa dibentangkan spanduk di tengah ribuan orang. Ini kan terindikasi provokator," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade seperti dikutip dari detikcom, Rabu (27/2/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada dua orang yang belum diketahui identitasnya, membawa spanduk Jokowi-Ma'ruf Amin di tengah massa pro-Prabowo di luar Grand Pacific Hall, DIY. Untuk meredam kericuhan ini, polisi sempat melepas tembakan peringatan.

Menurut Andre, wajar jika aksi dua orang pembawa spanduk Jokowi-Ma'ruf itu memantik pertikaian. Dia pun meminta kepolisian mengusut tuntas pembawa spanduk tersebut.

Baca: Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan

"Wajar kalau ada yang marah. Seharusnya kepolisian mengamankan orang itu dan menyelidiki kenapa itu memprovokasi suasana dan siapa yg menginstruksikan mereka datang ke situ," ujarnya.

"Sudah jelas ya, itu ribuan hadir untuk acara Pak Prabowo, tapi tiba-tiba bawa spanduk Jokowi. Ini kan seperti sengaja menciptakan suasana tak kondusif," imbuh Andre.

Saat ini, polisi disebutkan tengah mendalami kericuhan itu. Kapolres Sleman, AKBP Rizky Ferdiansyah mengakui ada anggota polisi yang mengeluarkan tembakan peringatan saat insiden terjadi.

"Itu untuk menghalau gesekan, untuk meredam emosi massa di lapangan. Jadi anggota mengeluarkan tembakan peringatan, hanya menghalau agar tidak ada gesekan," jelas Rizky. iin



Terkait
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt Gubernur Riau: Bantu Report biar Diblokir
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt Gubernur Riau: Bantu Report biar Diblokir
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Dramatis... Polisi Gerebek 3 Pengedar di Kampung Narkob
Lainnya
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kampar Diajak Ambil Bagian
9 Pustaka Desa di Kampar Dinilai, Siap Bersaing ke Lomb
Tembus Rekor, Kasus Kematian Harian Covid-19 Capai 221
Partai Gerindra Minta KPU Buka Kode Bintang di NIK Pemi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan