BPN Duga Ada Provokator pada Acara Prabowo di DIY yang Akhirnya Ricuh
KANALSUMATERA.com - Kericuhan terjadi di luar gedung lokasi acara Prabowo Subianto Menyapa Masyarakat dan Purnawirawan TNI/Polri DIY-Jateng. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menduga ada provokator di tengah massa pendukung yang hadir di lokasi.
"Soal ada orang yang membentangkan spanduk itu, ya jelas bentuk provokasi ya yang biasa kita hadapi. Salahnya orang itu kenapa dibentangkan spanduk di tengah ribuan orang. Ini kan terindikasi provokator," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade seperti dikutip dari detikcom, Rabu (27/2/2019).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada dua orang yang belum diketahui identitasnya, membawa spanduk Jokowi-Ma'ruf Amin di tengah massa pro-Prabowo di luar Grand Pacific Hall, DIY. Untuk meredam kericuhan ini, polisi sempat melepas tembakan peringatan.
Menurut Andre, wajar jika aksi dua orang pembawa spanduk Jokowi-Ma'ruf itu memantik pertikaian. Dia pun meminta kepolisian mengusut tuntas pembawa spanduk tersebut.
Baca: Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt Gubernur Riau: Bantu Report biar Diblokir
"Wajar kalau ada yang marah. Seharusnya kepolisian mengamankan orang itu dan menyelidiki kenapa itu memprovokasi suasana dan siapa yg menginstruksikan mereka datang ke situ," ujarnya.
"Sudah jelas ya, itu ribuan hadir untuk acara Pak Prabowo, tapi tiba-tiba bawa spanduk Jokowi. Ini kan seperti sengaja menciptakan suasana tak kondusif," imbuh Andre.
Saat ini, polisi disebutkan tengah mendalami kericuhan itu. Kapolres Sleman, AKBP Rizky Ferdiansyah mengakui ada anggota polisi yang mengeluarkan tembakan peringatan saat insiden terjadi.
"Itu untuk menghalau gesekan, untuk meredam emosi massa di lapangan. Jadi anggota mengeluarkan tembakan peringatan, hanya menghalau agar tidak ada gesekan," jelas Rizky. iin
