Terlibat Edar Narkoba, Mantan Kalapas Kalianda Divonis 15 Tahun

Amar
Rabu, 13 Februari 2019 21:37:33
Jaksa Penuntut Umum Kejati Lampung

Jaksa Kejati Serahkan memori Banding

BANDAR LAMPUNG, Kanalsumatera.com -- Tidak perlu menunggu Lama setelah diputus oleh Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang, Jaksa Penuntut Umum Langsung menyerahkan memori banding terhadap terpidana Muchlis Adjie, Mantan Kalapas Kalianda yang divonis bersalah. Ia divonis selama 15 tahun penjara atas kasus terlibat dalam jaringan narkotika dalam lapas yang ia pimpin.

Sedangkan sebelumya Jaksa Kejati Lampung menuntut terdakwa agar dihukum pidana penjara selama 20 tahun.

Kordinator Pidana Umum Kejati Lampung Andri Kurniawan membenarkan hal itu. Menurut Andri hari ini, Rabu (13/2/2019) pihaknya telah menyerahkan memori banding untuk perkara manta Kalapas atas nama Muchlis Adjie ke PN Tanjungkarang untuk disidangkan di Pengadilan Tinggi. "Ya betul hari ini saya masukkan memori banding," kata Andri.

Baca: Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun

Saat ditanya apakah pihak Kalapas Muchlis Adjie sudah menyerahkan memori banding kepada Kejati Lampung, Andri mengatakan hingga saat ini belum ada penyerahan memori dari terpidana Muchlis Adjie. "Kalau dari Kalapas saya belum terima bandingnya," kata dia.

Terkait poin apa yang dicantumkan Jaksa dalam memori banding yang diserahkan hari ini, Andri mengatakan, Ada beberapa hal diantaranya untuk efek jera karena peredaran narkotika di Lampung cukup tinggi. "Untuk sidang di PT (pengadilan tinggi), belum ditentukan jadwalnya, tapi berkas kita sudah masuk," katanya.lp/ks



Terkait
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi, Ada Latihan Menembak
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Metro Bongkar Alur Dana Kerusuhan 27 Agustus, Akt
Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Cura
Lainnya
Peserta Seleksi Jubir KPK Tak Ada yang Lolos
Peserta Seleksi Jubir KPK Tak Ada yang Lolos
BPBD pasang spanduk larang berenang di Pantai Tiku
Ini Dia Beberapa Layanan yang Bisa Diurus di MPP Pekanb
Tidak Lagi Maju di Muktamar NU, Said Aqil Ingin Husnul
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad