Para Pelaku Pencuri Uang Rp 1,6 M Milik Pemprov Sumut, Ini Penjelasan Kasatreskrim Mulai Terkuak

Mawardi Tombang
Rabu, 18 September 2019 13:17:24
suasana di parkiran Pemprov Sumut dimana uang 1,6 M dicuri

MEDAN KANALSUMATERA.com - Perlahan tapi pasti, ungkapan tersebut menggambarkan kinerja pihak kepolisian menyelidiki uang Rp 1,6 M milik Pemprov Sumut.
Misteri raibnya uang senilai Rp 1,6 M di parkiran Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Senin (9/9/2019) lalu, mulai menemui titik terang.

Diketahui, sebelumnya hilangnya uang yang nilainya mencapai miliaran rupiah itu, usai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut, M Aldi Budianto (40) bersama rekannnya yang merupakan PHL di biro perbekalan kantor tersebut, Indrawan Ginting (36) mengambil uang dari Bank Sumut yang berada di Jalan Imam Bonjol, Senin (9/9) lalu.
Kemudian mereka berdua inipun membawa uang tersebut dengan meletakkannya di bagian belakang mobil.

Namun setibanya di halaman parkir kantor Pemprovsu yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Medan, keduanya pun meninggalkan mobil untuk salat Ashar di masjid yang ada di dalam komplek perkantoran pemerintahan Provinsi Sumatera Utara itu.
Sehabis salat, keduanya terkejut ketika kunci remot mobil sudah tidak berfungsi lagi saat membuka pintu mobil tersebut.

Ternyata, lubang kunci mobil telah rusak, setelah dicek pintu mobil bisa terbuka.
Tak pelak, peristiwa itupun langsung menghebohkan sejumlah pegawai dan pejabat di Kantor Pemprovsu.
Lantas, kejadian itu dilaporkan ke Polrestabes Medan.

Baca: Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran

Petugas langsung turun melakukan olah TKP dan mengamankan mobil untuk dibawa ke Polrestabes Medan.
Informasi yang berhasil dihimpun, dari hasil penyelidikan selama sepekan itu Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil mengantongi identitas para pelaku yang diduga membawa kabur uang rakyat tersebut.
Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Selasa (17/9/2019), saat ditemui di ruang kerjanya.

Polisi berpangkat melati dua di pundaknya ini membenarkan telah mendapatkan dan mengetahui identitas para pelaku.
Namun pihaknya belum berkomentar lebih jauh terkait siapa sosok pelaku pencurian uang Rp 1,6 miliar tersebut.
"Terkait pelaku masih dalam proses.

Nanti akan kita sampaikan perkembangannya. mohon doanya," ungkapnya.
Sekda Tunggu Kerja Aparat Penegak Hukum
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatra Utara, Sabrina mengatakan, masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Aparat Penegak Hukum (APH) terhadap para saksi terkait raibnya uang senilai Rp 1,6 miliar milik Pemprov Sumut.

Wanita berhijab ini belum mau menyalahkan siapapun dalam peristiwa raibnya uang milik Pemprov untuk memberikan gaji kepada honorer TAPD.
"Kita tunggu APH untuk bekerja dulu.
Publik menilai ada yang aneh dalam kasus hilangnya uang milik Pemprov Sumut Rp 1,6 miliar dari dalam mobil yang terparkir di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Senin (9/9/2019).

Baca: Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku

Sebagian orang bertanya mengapa uang sebanyak itu ditarik tunai.
Sebagaimana dalam pengelolaan keuangan pemerintahan saat ini, umumnya pembayaran untuk hal apapun sudah lewat sistem online.
Selain melakukan pemeriksaan internal atas kasus hilangnya uang milik Pemprov Sumut Rp 1,6 miliar, Pemprov Sumut juga mempercayakan pengusutan melalui Kepolisian.

"Kita sama-sama. Kita cari, sudah ada tanda-tanda kita temukan, nanti kita buktikan apa sebenarnya yang terjadi," ujar Edy.
Namun sayangnya, Edy tidak menjelaskan lebih rinci seperti apa tanda-tanda yang ditemukan itu.



Terkait
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Siamang, Bermula di Kamp
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Ayo Ikuti Batam Treasure Hunt 2021, Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kota Batam
Ayo Ikuti Batam Treasure Hunt 2021, Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Kota Batam
Menteri Airlangga Tak Umumkan Positif Covid-19 Dikritik
Penembakan Di Masjid Al Noor Selandia Baru Berlangsung
Meningkatnya Islamophobia di Jerman
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Siak Kecil Gelar Lomba Keagamaan
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Ji
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I