IRT di Bengkulu Diamankan Karena Jual Obat Aborsi

Amar
Rabu, 18 Desember 2019 13:58:41
obat jenis cyrotec yang digunakan untuk praktek aborsi

Bengkulu, kanalsumatera .com - – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial IP, warga Kelurahan Betungan Kota Bengkulu harus berurusan dengan pihak kepolisian karena diketahui menjual obat sediaan farmasi tidak memenuhi standar.

Obat jenis yang digunakan untuk penggugur janin tersebut dijual IP melalui mulut ke mulut seharga Rp 200 hingga 250 ribu kepada pembelinya, yang sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa.

Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetio melalui Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Indramawan mengatakan, pelaku ditangkap karena melakukan praktek penjualan obat aborsi secara bebas tanpa resep dokter. Pelaku juga membuka praktek untuk membantu proses aborsi yang telah berjalan selama kurang lebih 3 bulan.

“Ya pelaku ini kita amankan terkait tindak pidana Undang-Undang kesehatan dimana pelaku menjual atau mengedarkan obat yang digunakan untuk aborsi. Selain pelaku kita juga mengamankan barang bukti berupa alat praktek kedokteran dan 7 butir pil milik pelaku,” ucap Kapolres, Selasa (17/12).

Baca: Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokumen Sah: Telusuri Hingga ke Penampung

Dari pengakuan pelaku, obat ini didapatnya dari temannya yang merupakan seorang apoteker di Kota Bengkulu. Selanjutnya obat tersebut dijual kepada pembelinya dari berbagai kalangan, termasuk kalangan mahasiswa di Kota Bengkulu.be.ks

Terkait
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
11 ABK asal Kepri Ditetapkan sebagai Tersangka kasus Pasir Timah di Bangka Belitung
Dua Pecatan Polisi Jadi Pengedar Narkoba, Bersama Tiga
3 Oknum Polisi beserta 4 Rekannya Ditangkap oleh Polres
Usai Curi Satu Unit HP, Tiga Pelaku Kuras Rekening Peda
Lainnya
Hendry Munief Dorong Revitalisasi Kampus UNRI di Dumai Berbasis Pendidikan Vokasi
Hendry Munief Dorong Revitalisasi Kampus UNRI di Dumai Berbasis Pendidikan Vokasi
Daerah Menunggu Aturan Larangan Mudik Dari Pusat
Pemuda dan Mahasiswa Desa Domo Puas Dengan Kemajuan Des
Sekda Natuna Himbau Masyarakat Untuk Tidak Golput
Politik
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I