Imigrasi Batam Tolak 89 WNA Masuk Batam, Dari Negara ini Paling Banyak

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Januari 2019 23:41:24
Kepala Kantor Imigrasi TPI Batam Lucky Agung Binarto saat meninjau kantor pelayanan baru yang berada di Pelabuhan Internasional Harbour Bay

KANALSUMATERA.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Batam, Kepulauan Riau telah menolak 89 Warga Negara Asing ( WNA) yang masuk ke Batam sepanjang tahun 2018. Angka ini tergolong kecil.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Lucky Agung Binarto kepada Kompas.com mengatakan, penolakan itu dilakukan atas beberapa alasan yang tidak bisa lagi ditoleransi. Diantaranya, masuk dalam daftar cekal, masa berlaku paspor kurang dari 6 bulan, tidak memiliki visa bagi warga negara tertentu, dan menggunakan paspor palsu. "Paling banyak WNA tidak memiliki visa bagi negara tertentu dan masa berlaku paspor kurang dari 6 bulan," kata Lucky, Kamis (3/1/2019).

Bahkan, dari jumlah itu, Lucky mengaku paling banyak WNA asal Vietnam yang jumlahnya mencapai 83 orang. Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu, angka ini mengalami penurunan. "Pada 2017 ada 142 WNA yang ditolak, sementara 2018 berkurang menjadi 89 WNA," katanya. Selain menolak WNA, Imigrasi juga melarang warga negara Indonesia (WNI) yang akan berangkat ke luar negeri sebanyak 193 orang.

Alasan pelarangan karena masalah ketenagakerjaan, hal ini dilakukan setelah pihak kemigrasian melakukan pemeriksaan. "Penolakan tersebut karena terindikasi TKI non prosedural sehingga berpotensi menjadi korban TPPO," terang Lucky.

Terkait
Imigrasi Selat Panjang Bentuk Timpora Kecamatan
Imigrasi Selat Panjang Bentuk Timpora Kecamatan
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Disergap Dini Hari, Polda Riau Amankan Kayu Tanpa Dokum
Polres Dumai Ungkap dan Amankan Dua Pelaku Perkara Cura
Lainnya
Bupati Kasmarni Siap Dukung IWAPI Dalam Membangun Ekonomi Perempuan di Negeri Junjungan
Bupati Kasmarni Siap Dukung IWAPI Dalam Membangun Ekonomi Perempuan di Negeri Junjungan
Sah, APBD Perubahan Bengkalis 2021 Rp 3,5 Trilliun
KPU Resmi Tetapkan 20 Anggota DPRD Lingga Priode 2019-2
NKRI yang Sekarat
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi